ARRAY digunakan untuk mengidentifikasi variable yang memiliki jumlah data yang lebih dari satu, namun mempunyai variable yang sama. Cara mengidentifikasi variable $ buah yang mempunyai beberapa nilai, seperti: mangga, jeruk, pisang, durian, semangka, dan apel adalah dengan memberi nilai indeks di belakang variable. Dengan menggunakan angka indeks, array, akan memberikan nilai sesuai dengan urutan dalam nilai array tersebut. Angka indeks secara otomatis akan dimulai dari angka 0. Berikut ini adalah contoh penulisan suatu array: $buah=array(“mangga”,”jeruk”,”pisang”,”durian”,”semangka”,”apel”);
Contoh penulisan array apabila dideklarasikan berdasarkan nilai indeks adalah:
$buah[0]=”mangga”;
$buah[1]=”jeruk”;
$buah[2]=”pisang”;
$buah[3]=”durian”;
$buah[4]=”semangka”;
$buah[5]=”apel”;
|
Fungsi
|
Keterangan
|
|
Key ( )
|
Fungsi yang digunakanuntukmengetahuiangkaindekspadaposisi pointer
aktifsaatdiakses.
|
|
Current ( )
|
Fungsi yang digunakanuntukmengetahuinilai array padaposisi pointer.
|
|
NEXT ( )
|
Fungsi yang digunakanuntukmenaikkan pointer ke data array berikutnya.
|
|
PREV ( )
|
Fungsi yang digunakanuntukkembalike data array sebelumnya.
|
|
END ( )
|
Fungsi yang digunakanuntukmeletakkan pointer padaposisiakhir array.
|
|
RESET ( )
|
Fungsi yang digunakanuntukmeletakkan pointer padaposisiawal array.
|
0 komentar:
Posting Komentar