0

Mengkonfigurasi Mail Server pada Linux


Pengertian 

Mail Server Adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa http://FTP.
 
Mengkonfigurasi Mail Server

1.      Install postfix menggunakan perintah #apt-get install postfix
2.      Saat muncul tampilan, pilih Internet Site dan isikan domainnya dengan sekolah.sch.id
3.  Install juga dovecotnya dengan perintah #apt-get install dovecot-imapd dovecot-pop3d dovecot-common.
4.      Masuk kedalam pengaturan dovecot menggunakan printah:
 #nano /etc/dovecot/dovecot.conf
5.      Lakukan konfigurasi seperti dibawah ini:
protocols = imapd  pop3d (baris ke 23)
protocols = imap imaps pop3 pop3s (baris ke 24)
disable_plaintext_auth = no (baris ke 53)
6.      Keluar dan simpan.
7.      Install squirrelmail menggunakan perintah #apt-get install squirrelmail
8.      Masuk kedalam pengaturan mail menggunakan perintah:
#nano /etc/squirrelmail/apache.conf
9.      Carilah baris ke 24 dan lakukan konfigurasi seperti berikut:
<VirtualHost 192.168.10.3>
DocumentRoot /usr/share/squirrelmail
ServerName mail.sekolah.sch.id
</VirtualHost>
10.  Keluar dan simpan.
11.  Masuk kedalam pengaturan apache2.conf menggunakan perintah:
#nano  /etc/apache2/apache2.conf
12.  Carilah baris terakhir dan tambahkan konfigurasi berikut ini
Include /etc/squirrelmail/apache.conf
13.  Restart apache2 serta dovecotnya menggunakan perintah :
# /etc/init.d/apache2 restart
# /etc/init.d/dovecot restart
0

Melakukan Konfigurasi Web Server


Pengertian Web Server

Web server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman - halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML

Macam - macam Web Server diantanya:

Apache Web Server - The HTTP Web Server
1.Apache Tomcat
2.Microsoft windows Server 2003 Internet Information Services (IIS)
3.Lighttpd
4.Sun Java System Web Server
5.Xitami Web Server
6.Zeus Web Server

Melakukan Konfigurasi Web Server

1.        Install apache2 serta php5 menggunakan perintah #apt-get  install apache2 php5
2.        Ketikkan  #nano /etc/apache2/sites-available/default
3.        Lakukan konfigurasi berikut ini:
<VirtualHost 192.168.10.2:80>
ServerAdmin webmaster@localhost
ServerName www.sekolah.sch.id
DocumentRoot  /home/website/www/
<Directory>
Options FollowSymLinks
AllowOverride None
</Directory>
<Directory /home/website/www/>
…………………
dst
4.        Buat direktori website dan www dengan menggunakan perintah :
#mkdir /home/website
#mkdir /home/website/www
5.        Masuk kedalam direktori www menggunakan perintah:
#nano /home/website/www/index.html
6.        Tulislah script html maupun php untuk membuat tampilan awal website kita misalnya:
<html><head><title>Coba1</title></head>
<body>
Haloo
</body></html>
7.        Keluar dan simpan.
8.        Lakukan restart pada apache2 menggunakan perintah  # /etc/init.d/apache2 restart
9.        Install links menggunakan perintah #apt-get install links
10.    Coba panggil website kita tersebut menggunakan perintah #links www.sekolah.sch.id
11.    Bisa juga kita coba menggunakan computer client melalui address bar pada browser, yaitu dengan  mengetikkan www.sekolah.sch.id.
0

Cara Menginstall Linux Debian 5 Lenny

Sejarah Linux Debian

Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux. Debian termasuk salah satu sistem operasi Linux yang bebas untuk dipergunakan dengan menggunakan lisensi GNU. Debian adalah ‘kernel independen’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada. Debian pertama kali diperkenalkan oleh Ian Murdoch, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993, Nama Debian berasal dari kombinasi nama mantan-kekasihnya Debra dan namanya Ian. 

Proyek Debian tumbuh lambat pada awalnya dan merilis versi 0.9x di tahun 1994 dan 1995. Pengalihan arsitektur ke selain i386 dimulai ditahun 1995. Versi 1.x dimulai tahun 1996. ditahun 1996, Bruce Perens menggantikan Ian Murdoch sebagai Pemimpin Proyek. Dalam tahun yang sama pengembang debian Ean Schuessler, berinisiatif untuk membentuk Debian Social Contract dan Debian Free Software Guidelines, memberikan standar dasar komitmen untuk pengembangan distribusi debian. Dia juga membentuk organisasi “Software in Public Interest” untuk menaungi debian secara legal. 

Menginstall Linux Debian Lenny.
1.       Hidupkan computer
2.        Masukkan CD/DVD Linux Debian lenny kedalam CD ROM
3.        Atur first booting  pada CD/DVD melalui BIOS
4.        Muncul tampila awal proses penginstallan, pilih Install
5.        Muncul tampilan booting dari kernel
6.     Pada choose language pilih saja English (dalam lagkah ini kita dapat mengaturnya sesuai dengan keinginan kita)
7.        Pada pilihan keyboard layout, pilih saja American English
8.        Muncul tampilan detecting hardware, tunggu hingga pendeteksian selesai
9.        Muncul tampilan scanning CD ROM, tunggu hingga selesai
10.    Loading aditional components, tunggu hingga proses selesai
11.    Muncul tampilan configuring  the network  with DHCP. Jika ada pesan eror, pilih continue saja karena kita akan mengaturnya nanti.
12.    Muncul tampilan configure the network. Pada hostname tulis saja debian.
13.    Muncul tampilan configure the clock, pilih saja Eastern.
14.    Muncul tampilan partition disks, pilih manual.
15.    Pilih free space, lalu create new partition
16.    Atur partisi untuk root, caranya:
  • Pilih create new partition.
  • Untuk besarnya partisi  tulis saja 10 GB - Primary – Beginning, lalu pada Bootable Flag kita ON kan.
  •  Pilih Done setting up the partition, untuk menyimpan pembagian partisinya.
17.    Atur partisi untuk swap, caranya:
  • Pilih create new partition.
  • Untuk besarnya partisi  tulis saja 4 GB (minimal adalah 2 kali RAM)- Primary – Beginning.
  • Pilih Done setting up the partition, untuk menyimpan pembagian partisinya.
18.    Atur juga partisi untuk home, caranya:
  • Pilih create new partition.
  • Untuk besarnya partisi biarkan saja sesuai sisa yang tertulis di situ. Tetapi apabila kita akan mengaturnya, juga tidak apa apa. Lalu pilih - Primary – Beginning.
  • Pilih Done setting up the partition, untuk menyimpan pembagian partisinya.
19.    Pilih finish partitioning and write changes to disk. Apabila muncul konfirmasi, pilih yes saja.
20.    Muncul tampilan partitions formatting, tunggu hingga proses selesai.
21.    Muncul tampilan installing the base system, tunggu hingga proses selesai.
22.    Muncul tampilan set up user and password, pada root password kita tuliskan password root kita misalnya ‘a’. pilih continue untuk melanjutkan. Masukkan password root sekali lagi.
23.    Pada full name for new user tulis sesuai dengan  keinginan kita, misalnya Rohmad. Pilih Continue.
24.    Pada account tulis sesuai dengan keinginan kita misalnya Rohmad.
25.    Pada password for a new user ketikkan password untuk account kita misalnya ‘a’.
26.    Muncul tampilan configuring apt, tunggu hingga proses selesai.
27.    Saat ada konfirmasi untuk scan another cd/dvd pilih no.
28.    Pada saat muncul konfirmasi lagi tentang participate in the package usage survey pilih no.
29.    Pada pilihan software to install pilih standard system.
30.    Saat muncul konfirmasi untk menginstall grub boat  loader, pilih yes.
31.    Muncul tampilan Finishing to install yang menandakan  bahwa proses penginstallan selesai.